Depoksatu.com | Sukmajaya
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cilodong mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di tebing Cluster Kurma RT 02/15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (23/01/26), sekitar pukul 06.40 WIB.
Akibat hujan deras tersebut, tebing tanah di sekitar Cluster Kurma tergerus hingga mengalami longsor dan menimpa aliran Sungai Kali Jantung. Longsoran menyebabkan kerusakan turap setinggi kurang lebih 70 cm dengan lebar sekitar 3 meter, serta runtuhnya tebing tanah dan turap sepanjang kurang lebih 10 meter.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, Pelda Nugroho, bergerak cepat ke lokasi untuk melaksanakan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Depok. Upaya penanganan dilakukan dengan pembersihan material longsor menggunakan alat berat jenis spider milik SDA.
Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung, meliputi pengangkatan batu dan tanah yang berpotensi menghambat aliran sungai. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil berupa kerusakan tebing tanah dan turap tidak dapat dihindari.
Pelda Nugroho mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya di tengah curah hujan yang masih tinggi, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda bahaya.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan bencana, serta mendampingi warga hingga kondisi benar-benar aman,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Depok, Supian Suri, turut meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik dan aman. Sementara itu, Kepala Bidang SDA DPUPR Kota Depok, Rizwan Nurrahim, menyampaikan bahwa penanganan longsor akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengamanan lokasi, penanganan darurat, hingga perbaikan permanen turap penahan tanah.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran aktif TNI AD melalui Babinsa dalam membantu pemerintah daerah serta masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam di wilayah binaan.(ndi)



0 Comments